Video Iklan di Facebook : Konsumen Hanya Tangkap 1,7 Detik Saja

video iklan facebook

Jika Anda sedang memilih-milih platform media sosial yang pas untuk beriklan dan Facebook salah satunya, ada baiknya untuk Anda pertimbangkan lagi. Video iklan di Facebook, pengguna akan langsung menangkap pesan sebuah video hanya dalam 1,7 detik saja.

Dengan kata lain, untuk menaruh video iklan di Facebook, brand harus siap-siap membuat terobosan agar pesan tersampaikan dalam waktu 1,7 detik saja. Jika tidak, siap-siap di-scroll kebawah. Ini tidak berarti brand harus membuat video sependek itu, namun hanya untuk menarik para konsumen agar mereka terus menonton hingga akhir video.

Video iklan di Facebook hendaknya berupa video singkat

Namun, dalam mengunggah video iklan di Facebook haruslah singkat. Sri Widowati, Country Manager Facebook untuk Indonesia dalam ajang The 2nd WOW Brand Festive Day 2017 lalu, menyatakan bahwa 65% konsumen saja yang bertahan menonton video sampai tiga detik bahkan 10 detik sampai selesai. Jadi, paling tidak, brand harus membuat video kurang dari dua detik.

Angka 65% tersebut adalah para pengguna Facebook lewat ponsel. Menurut data Facebook yang Sri paparkan, terdapat sekitar 90% pengguna mengakses Facebook lewat ponsel. Konten video pun semakin banyak dan persaingan pun semakin ketat di beberapa platform social media. Apalagi Facebook. Ini berarti, brand harus memotong durasi untuk video iklan di Facebook.

Facebook juga menargetkan pasar mereka sebesar mungkin. Berbeda dengan Google, probabilitas untuk brand awareness mereka lebih tinggi karena mereka menargetkan pasar sekecil mungkin. Ini berarti bahwa Google hanya menargetkan pemasar untuk mengadakan kampanye saja. Berbeda dengan Facebook yang langsung mengarahkan konsumen untuk membeli.

Dalam marketing maupun penjualan di sosial media, konsultan digital media akan selalu siap membantu Anda dengan strategi-strategi mereka. Konsultan digital media akan membantu Anda untuk brainstorming ide promosi, membantu promosi di media sosial, hingga membuatkan konten promosi. Peran konsultan digital media sangat penting karena lebih efisien dan tentunya, lebih hemat biaya.

Nah, lebih memilih mana : berjualan di Facebook atau Google? Apapun platform yang Anda pilih, pastikan telah diperhitungkan dengan matang. Sehingga strategi digital marketing bisnis Anda bisa berjalan maksimal dan sesuai harapan.

Pentingnya Brand Activation Offline untuk Perusahaan

brand activation untuk perusahaan

Brand activation atau aktivasi merk ini merupakan strategi marketing para perusahaan untuk branding. Brand activation untuk perusahaan ini adalah sebuah kegiatan dimana para target audiens dapat menggunakan secara langsung produk maupun layanan brand. Namun, brand activation ini tak bisa dilakukan sembarangan.

Brand activation untuk perusahaan ini dapat terlaksana secara efektif dan tepat sasaran pada target audiens jika dilaksanakan dengan tepat. Sehingga, muncul trust kepada brand. Trust ini yang akan menuntun pada rasa loyal antara konsumen dan brand. Semakin kuat hubungan emosional diantara perusahaan serta pelanggan, maka interaksi pun lebih berkualitas dan konsumen pun akan lebih sering membeli produk.

Brand activation untuk perusahaan kini dilakukan secara offline

Brand activation ini dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan, baik online maupun offline. Secara online, perusahaan dapat berkomunikasi lebih dekat lewat media sosial serta aktivasi komunitas via media sosial. Sedangkan, secara offline, aktivasi merk bisa dilakukan dengan melakukan bazaar, pop-up booth, melakukan turnamen olahraga, festival musik, hingga roadshow.

Contohnya, susu Zee melakukan aktivasi merk melalui roadshow ke sekolah-sekolah di Surabaya. Brand activation secara offline ini dilakukan dengan cara memberikan sample susu serta mengenalkan Battle Spin Competition di beberapa sekolah-sekolah dasar di Surabaya. Di dalam roadshow ini, murid-murid sekolah dasar mampu mengenali brand susu Zee dan merasakan secara langsung manfaat dari kualitas premium produk tersebut. Mereka juga mampu berinteraksi langsung dengan merk.

Brand activation untuk perusahaan ini penting untuk dilakukan karena dapat membuat perusahaan tersebut menonjol di tengah ramainya “pesan komunikasi” marketing yang dilakukan oleh banyak perusahaan kompetitor. Jika target audiens dapat berinteraksi secara langsung dengan produk, maka pengambilan keputusan untuk membeli akan menjadi lebih mudah.

Dalam membuat brand activation, diperlukan strategi dan perencanaan yang sangat hati-hati agar dapat dirasakan pada target audiens. Agar tidak sembarangan dan malah salah sasaran, konsultan digital marketing mampu membantu dengan beberapa strategi untuk brand activation offline. Strategi yang tepat tentu membuat kegiatan brand activation offline Anda berhasil dan ada pengaruh positifnya pada bisnis.

Kenali Kebiasaan Berbelanja Pelanggan Anda Saat Bulan Puasa

kebiasaan berbelanja pelanggan

Di bulan puasa ini, kenali kebiasaan berbelanja pelanggan Anda saat bulan puasa berubah. Dalam waktu belanja online, kebiasaan ini pun juga berubah. Menurut Lazada, lalu lintas belanja online pada saat jam makan siang saat bulan Ramadan malah meroket.

Haikal Bekti Anggoro selaku Head of Traffic Lazada Indonesia, ia memprediksi bahwa traffic belanja online akan menjadi meningkat saat jam makan siang karena konsumen tidak makan. Dengan kata lain, kebiasaan berbelanja pelanggan Anda menjadi meningkat saat makan siang karena mereka fokus melihat ponsel mereka dan berbelanja, baik dari e-commerce maupun platform media sosial.

Sebenarnya, di kala hari-hari efektif atau hari non-Ramadan, puncak transaksi terjadi pada saat jam makan siang. Haikal menambahkan, makan siang menjadi waktu dimana banyak konsumen berbelanja karena mereka biasa makan di kantor seraya berbelanja.

Bagaimana kebiasaan berbelanja pelanggan Anda?

Pada saat sahur, kebiasaan berbelanja pelanggan Anda pun juga meningkat. Haikal memprediksi traffic belanja online meningkat pada saat waktu sahur, yakni pada pukul 03.00 hingga pukul 05.00. Setelah itu, transaksi akan menurun secara berkala dan meningkat lagi pada jam makan siang. Jadi, seraya menunggu subuh, mereka akan berbelanja online.

Dalam kategori berbelanja, kebiasaan berbelanja pelanggan Anda terletak pada tiga kategori ini, yakni fashion, elektronik, dan kesehatan atau kecantikan. Menurut Haikal, ini terjadi karena kebiasaan kita mendengarkan lagu Baju Baru, dimana baju baru ini dipakai saat Lebaran. Maka dari itu, kategori fashion, terutama baju muslim pun meningkat.

Momen lebaran pun menjadi waktu terpenting bagi pemilik usaha karena pengguna akan berbelanja lebih banyak, mengingat adanya Tunjangan Hari Raya.

Kebiasaan berbelanja pelanggan Anda juga hanya efektif selama 20 hari pertama saja dalam bulan Ramadan. Biasanya, 10 hari selebihnya, pelanggan Anda akan disibukkan dengan urusan mudik.

Strategi-strategi Ramadan seperti ini ada baiknya untuk diketahui bagi para pelaku bisnis online. Agar trik waktu penjualan dan marketing saat Ramadan tepat sasaran, peran konsultan digital marketing sangatlah diperlukan. Konsultan digital marketing dapat membantu Anda memberikan terobosan trik marketing terkini dan sangat membantu penjualan Anda.

Strategi Pemilihan Marketplace yang Tepat untuk Bisnis Anda

strategi pemilihan marketplace

Bertambahnya marketplace untuk penjualan online membuat para pelaku bisnis online memiliki banyak pilihan untuk tempat berjualan. Namun, dari banyaknya marketplace, tak semua marketplace ini akan memberikan target audiens. Berikut adalah strategi pemilihan marketplace yang tepat untuk berjualan.

 

Strategi pemilihan marketplace yang tepat : Ketahui Latar Belakang dan Reputasi

Inilah strategi pemilihan marketplace yang tepat dan terpenting. Cari informasi latar belakang dan reputasi seperti sejarah berdirinya, sistem kerja, serta pengalaman dari pengguna, seperti ulasan. Dengan kriteria latar belakang dan reputasi yang baik, Anda akan terhindar dari kerugian yang bisa akan terjadi.

Merasa sudah menemukan marketplace yang tepat? Catat dulu marketplace tersebut dan lanjut ke strategi pemilihan marketplace yang tepat kedua.

 

Cari marketplace yang ramai

Walaupun marketplace yang Anda inginkan memiliki reputasi yang cukup baik, pastikan jika marketplace Anda memiliki traffic yang besar. Anda bisa melihat salah satu toko dalam marketplace dan lihatlah respon seperti ulasan maupun komentar dari pengunjung.

Jika Anda berjualan dalam marketplace yang ramai, Anda akan berpeluang besar mendapatkan feedback yang banyak dari pembeli.

 

Cari marketplace yang memiliki sistemnya memudahkan transaksi

Sistem transaksi marketplace juga harus Anda perhatikan. Semakin mudah transaksi yang ada pada marketplace, semakin mudah para pembeli untuk berbelanja. Kemudahan sistem transaksi ini bisa Anda lihat dari penampilan “etalase” produk, pemesanan, pembayaran, dan sebagainya.

 

Cari marketplace dengan customer service yang mudah dihubungi

Sudah temukan marketplace yang tepat? Nah, sekarang, carilah marketplace dengan customer service yang mudah dihubungi, baik dari media sosial, chat, hingga e-mail. Maka dari ini, ada baiknya untuk mencantumkan data diri Anda secara seksama.

Layanan customer service ini sangat penting karena pada saat maintenis dan mengganggu transaksi belanja konsumen, Anda harus perlu sigap dalam menyikapi ini. Jika Anda dan customer service responsif, pembeli pasti akan puas dan akan meningkatkan penjualan Anda.

 

Seperti Baransu Parts, mereka menggunakan Tokopedia sebagai tempat yang tepat untuk berjualan. Dengan adanya Tokopedia, Baransu Parts mampu menjual barang-barang ready stock yang ada di toko dan memudahkan para pembeli untuk mendapatkan suku cadang untuk kendaraan mereka dengan cepat.

Peran konsultan digital marketing juga sangat diperlukan dalam memilih marketplace yang tepat. Mereka dapat membantu bisnis Anda berkembang dengan pemilihan marketplace serta membantu Anda untuk berpromosi secara efektif.

Trik Marketplace untuk Ramadan Ini Patut Anda Coba!

trik marketplace untuk Ramadan

Bulan Ramadan tinggal dalam hitungan beberapa minggu lagi. Pada saat Ramadan, menurut Google Data 2018, kebiasaan berbelanja online di Indonesia meningkat hingga 40% dibandingkan dengan hari-hari normal. Demi memaksimalkan potensi tersebut bagi bisnis Anda, berikut adalah trik marketplace untuk Ramadan.

Sebuah survei oleh UC Browser di tahun 2016, menyatakan peningkatan traffic sebesar 53% terjadi pada situs-situs marketplace. Terlebih, menurut sebuah riset Google, lonjakan ini juga terjadi pada perilaku netizen bahwa tema yang berhubungan dengan aktivitas belanja sangat banyak dicari saat Ramadan.

 

Nah, jika Anda memiliki bisnis, apa saja yang harus Anda lakukan? Berikut adalah trik marketplace untuk Ramadan.

 

Optimalkan performa marketplace pada versi mobile

Trik marketplace untuk Ramadan yang sangat krusial adalah optimalkan performa marketplace Anda pada versi mobile. Pada saat Ramadan, pelanggan akan lebih sering mengakses internet dan melakukan transaksi melalui smartphone. Pelanggan cenderung mengakses marketplace lewat smartphone mereka karena efisiensi waktu.

Jika situs marketplace Anda tidak mobile-friendly, konsumen akan banyak cenderung berpikir tentang banyaknya bandwidth Internet yang termakan oleh situs Anda. Juga, efisiensi waktu pun sangat mereka pertimbangan.

 

Siapkan Paket Spesial Lebaran

Karena kecenderungan masyarakat Indonesia untuk ingin tampil modis saat lebaran, inilah salah satu trik marketplace untuk Ramadan yang pas : siapkan paket spesial lebaran. Jual paket-paket ini sejak hari pertama Ramadhan dan tersedia dalam waktu terbatas karena waktu efektif penjualan di bulan Ramadhan hanya 20 hari pertama saja. 10 hari selebihnya, orang-orang akan disibukkan dengan urusan mudik.

Berikan paket spesial dengan harga menarik, seperti bundling busana muslim matching untuk couple,  bundling produk perawatan wajah beserta kosmetik-kosmetik halal, hingga paket set interior seperti paket set sarung bantal, kursi, hingga taplak meja bernuansa lebaran.

 

Berikan Promosi Khusus Ramadhan

Selain menawarkan paket spesial, berikan promosi khusus Ramadan. Promosi khusus ini bisa bonus hadiah langsung , gratis ongkos kirim, diskon, hadiah uang belanja, dan sebagainya.

 

Buat Konten dengan Tema Ramadan

Ganti foto-foto jual di marketplace Anda dengan foto yang bernuansa Ramadan. Misalnya, Anda bisa mengganti foto-foto jualan Anda dengan memberikan properti seperti pita hijau, ketupat, dan sebagainya. Jika Anda menjual baju, pajang foto-foto jualan Anda dengan model berpakaian lebih tertutup daripada biasanya.

 

Agar target penjualan dan target pelanggan tercapai, serta optimasi marketplace untuk versi mobile, dibutuhkan peran konsultan digital marketing yang berpengalaman. Konsultan digital marketing akan membantu Anda dengan strategi pemasaran dan penjualan yang tepat

Strategi Pemasaran saat Bulan Ramadan : Video Review

pemasaran saat bulan Ramadan

Tak terasa bulan Ramadan sudah semakin dekat. Ramadan kerap dijadikan peluang besar untuk para bisnis karena meningkatnya kebiasaan belanja masyarakat. Maka dari itu, untuk meningkatkan penjualan, terdapat sebuah strategi pemasaran saat bulan Ramadan yang pas, yakni video review.

Video review dapat menjadi pilihan pemasaran saat bulan Ramadan yang tepat. Karena dapat membantu konsumen untuk melihat lebih jauh tentang suatu produk. Misalnya, seperti Baransu Spareparts menggunakan video review dari pelanggan tentang gear paket Baransu, serta beberapa suku cadang seperti kampas rem, bearing, bohlam, maupun klakson.

Dengan adanya video review sebagai pilihan pemasaran saat bulan Ramadan ini, calon pembeli akan semakin percaya untuk berbelanja di Baransu. Alasannya tidak lain karena terbantu dengan testimoni dari konsumen sebelumnya.

Pemasaran saat bulan Ramadan dengan video review, mengapa dianggap efektif?

Testimoni atau video review sebagai pilihan pemasaran saat bulan Ramadan ini terbukti sangat efektif. Selain itu testimoni juga memiliki peranan penting dalam kesuksesan suatu usaha.

Selain itu, video review juga bisa dalam bentuk unboxing. Video unboxing ini merupakan video membuka suatu produk dan mengenalkan apa saja isi dari produk tersebut. Contoh video unboxing ini adalah Ideokids Indonesia memberikan video unboxing tentang salah satu produk mereka, Rangkai Cerita.

Dengan adanya video unboxing sebagai pemasaran saat bulan Ramadan, video ini membantu branding Ideokids dan dapat membantu calon pembeli untuk melihat lebih jauh bagaimana menggunakan produk tersebut. Video unboxing ini juga dapat meningkatkan impression lebih bagi mereka.

Video review produk sangat tepat untuk menjadi teknik pemasaran saat bulan Ramadan. Ramadan merupakan bulan dimana para umat muslim memperbaiki diri, dari cara mereka hidup, makan, berpikir, hingga pengunaan internet. Menurut Google Indonesia, kebiasaan digital masyarakat Indonesia berubah, dari YouTube, pencarian Google hingga meningkatnya kebiasaan belanja masyarakat.

Membuat video review produk menjadi penting saat ini karena dapat membantu konsumen untuk melihat lebih jauh bagaimana fungsi maupun keunggulan dari produk. Harapannya, konsumen semakin teryakinkan untuk melakukan pembelian.

Untuk membuat video review produk yang bagus dan tidak sembarangan, diperlukan peran konsultan digital marketing. Dengan bantuan konsultan digital marketing, mereka dapat memberikan feedback serta ide untuk pembuatan video review produk agar dapat mencapai target audiens yang tepat.

Tren Marketing Instagram 2019 : Update dan Rumor

tren instagram

Tren marketing Instagram tahun 2019 ini akan sangat-sangat sibuk. Beberapa update telah dirumorkan akan luncur di tahun ini. Aaron Brooks, seorang cofounder dari sebuah platform marketing asal Australia, Vamp; memberikan prediksi maupun update untuk fitur apa saja dari tren Instagram yang dapat digunakan untuk marketing.

 

Tren Instagram – Preview IGTV Untuk Feed

Para pengguna Instagram mungkin sangat lamban dalam membiasakan mereka terhadap video yang lebih panjang. Namun, karena tren Instagram yang membuat penonton IGTV meningkat, Instagram tidak kehabisan akal. Ketika sang pengguna mengunggah sebuah konten untuk IGTV, promosi pendek akan muncul di linimasa para pengikut mereka.

 

Tentu saja ini berarti bahwa mereka dapat melihat apakah mereka tertarik dengan video tersebut atau tidak tanpa perlu sulit-sulit mengecek IGTV mereka lewat profil mereka. Jika mereka ingin melihat IGTV itu lebih lengkap, mereka bisa hanya mengeklik video preview tersebut.

 

Fitur ini memiliki peran penting untuk digital marketing. Karena video panjang memberikan koneksi yang lebih dalam dari brand terhadap audiens mereka.

 

Tren Instagram – Koleksi ala Pinterest

Instagram memberikan fitur koleksi foto yang mirip dengan Pinterest dan membuat tren Instagram lagi. Fitur koleksi ini memang sudah lama ada, memberikan keleluasaan para user untuk menyimpan foto yang mereka sukai dari user lain. Namun, Instagram dikabarkan tengah menguji untuk membuat fitur ini menjadi publik; di mana para pengguna mampu berbagi post yang telah dikurasi dari minat mereka.

 

Untuk para marketeers, hal ini sangat berguna untuk mereka karena Instagram tengah meningkatkan fitur e-commerce hingga optimal. Jadi, fitur ini dapat digunakan para pengguna untuk menjadi wishlist. Ini sesuai untuk para brand yang menggunakan Instagram sebagai katalog dan telah mengaktifkan fitur shop dalam post tersebut.

 

Tren Instagram – Stiker Donasi

Menurut artikel dari TechCrunch, Instagram sedang menguji stiker donasi untuk Instagram Story. Kemungkinan stiker ini dapat membuat para pengguna untuk menemukan beberapa perusahaan nonprofit untuk berdonasi.

 

Di bulan November lalu, tren Instagram telah membantu penggalangan dana sebanyak lebih dari satu milyar melalui fitur-fitur donasi. Stiker ini, digabungkan dengan fitur populer Story, akan lebih memberikan pengalaman lebih untuk fitur donasi. Tentu saja berita ini sangat menyegarkan untuk para perusahaan non profit.

 

Tren Instagram – Fitur Chat untuk Web Version

Tentu saja untuk memudahkan para manajemen komunitas, berkomunikasi dengan audiens sangatlah diperlukan. Instagram dikabarkan tengah menguji fitur direct message untuk versi web.

 

Sekarang, direct message bisa dilakukan di dalam aplikasi. Namun, dengan upgrade dalam desktop nantinya, para pengguna dan brand dapat menjawab direct message yang masuk secara cepat dan efektif.

 

Fitur-fitur ini tentu dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan penjualan. Namun, terdapat beberapa strategi agar benar-benar efektif dan konsultan digital marketing dapat membantu untuk mengoptimasi fitur-fitur tersebut.

Mengapa Nano Influencers Tidak Memberikan Efek?

nano influencers

Beberapa prediksi tren marketing tahun ini menyatakan bahwa influencer atau selebriti di sosial media menjadi pilihan yang tepat. Namun, tren influencer dengan sekian followers akan tergantikan dengan adanya nano influencers – di mana jumlah followers sang influencer adalah 100 hingga 10ribu.

 

Pemikiran ini tidak disetujui oleh Chris Morfis. Sang general manager sebuah digital marketing asal Australia, Hypetap ini menganggap nano influencers kurang sepadan dengan hasilnya. Waduh, bagaimana itu?

 

Memang pemasaran dengan menggunakan para influencer menjadi favorit para perusahaan. Tak hanya tidak terlalu membutuhkan biaya yang banyak, mereka juga memberikan engagement yang tinggi. Namun, sebenarnya dibalik post Instagram yang indah, nano influencer tidak bisa membuat orang-orang terpengaruh untuk membeli.

 

Inilah beberapa alasan mengapa nano-influencers kurang sepadan untuk dijadikan taktik promosi.

 

Nano influencers murah, namun…

Nano-influencers biasa dibilang adalah “paket mini” : murah, sedikit, namun memiliki efek yang besar karena terus engage pada followers mereka. Namun, di sinilah masalahnya. Instagram konten memiliki reach hingga 8-15% followers, untuk para influencer dengan jumlah pengikut 1000. Jadi, Anda akan mendapatkan setidaknya reach sebanyak 150 orang. Nano influencers biasanya berasal dari teman ataupun keluarga dan engage dengan mereka.

 

Anda juga perlu melihat akun-akun standar Instagram daripada akun bisnis. Jadi, Anda harus melihat ukuran suka dan komentar untuk mengukur kesuksesan promosi Anda. Namun, informasi ini tidak memberikan insight yang sangat diperlukan oleh perusahaan Anda. Anda perlu menanyakan lagi : apakah perlu untuk investasi waktu dan sumber untuk promosi ini?

 

Resiko tinggi namun sedikit keuntungan

Ketika Anda bekerja dengan influencer makro, level ini sudah berada di level kolaborasi antara dua pihak. Para influencer ini memberikan saran bagaimana untuk mengiklankan produk Anda berdasarkan gaya para influencer ini dan para perusahaan akan memberikan rekomendasi yang sama tentang promosi ini. Nah, ketika bekerja dengan nano-influencer, konsep ini tidak berlaku.

 

Ketika bekerja dengan nano influencer, Anda hanya perlu mengirimkan produk Anda ke influencer ini, sudah. Proses ini hanya berhenti disitu. Sebagai perusahaan, Anda tidak bisa mengulas post yang akan dibuat ataupun membuat saran.

Lebih menguntungkan dengan kerjasama yang mutual, bukan? Jadi, tidak ada kesalahan informasi tentang representasi yang salah dan lainnya untuk menunjukkan produk Anda.

 

Kembali ke Konvensional

Pikirkan tentang bagaimana pengaruh berlaku di dunia nyata. Mereka yang membuat tren di mana orang-orang turut serta, para “tastemakers”. Mereka yang mengikuti tren akan mengangkat tren tersebut dan turut serta. Namun, para nano-influencers hanya memberikan bukti sosial bahwa tren hanya digaungkan saja, orang-orang malah tidak ikut serta. Mereka mungkin akan memberikan komunikasi dalam post tersebut, tapi tidak akan turut serta dalam tren tersebut.

 

Perusahaan yang kecil dengan budget terbatas biasanya melakukan ini untuk uji coba. Namun biasanya, nano-influencer hanya sebatas pengikut tren, bukan trendsetter. Memang marketing menggunakan influencer sangatlah memberikan efek dengan kenaikan sekitar 5%, namun hanya bisa membuahkan hasil jika bekerja dengan influencer yang tepat.

 

Agar menemukan influencer yang tepat, konsultan digital marketing berperan besar dalam memberikan saran marketing yang pas.

Menghadapi Tren Video Marketing; Ikuti Arus atau Tenggelam?

video marketing

Dalam tren marketing digital tahun ini, video marketing telah diprediksi akan menguasai tren media saat ini. Patricio Cummins, vice president of sales dari Ooyala, perusahaan telekomunikasi asal Australia, berpendapat bahwa dalam tren video marketing, cara terbaik untuk survive dalam tren video marketing adalah dengan hanya “mengikuti arus” tren dengan perencanaan yang teliti.

 

Pengalaman visual seperti video pendek, meme, dan animasi sedang ramai-ramainya memenuhi tren digital marketing dan menjadi “ujung tombak” para perusahaan dalam berpromosi. Sebuah riset yang dilakukan oleh HubSpot di tahun 2017, terdapat 54% dari konsumen lebih melihat konten video daripada foto.

 

Berikut adalah kiat-kiat untuk menghadapi arus tren video marketing

 

Aim and Shoot

Little did they know, membuat video marketing bisa sangat cepat dan murah. Bagaimana tidak, semua orang sekarang memiliki ponsel dan jika mereka memiliki kemampuan dalam audio-visual, mereka bisa membuat sebuah konten. Karena meningkatnya permintaan produksi konten video, banyak perusahaan-perusahaan di Australia mulai menyuruh para karyawannya untuk membuat video sendiri dan menaruh video-video tersebut dalam situs mereka. Maka dari itu, banyaknya tuntutan kreatif ini membuat semakin banyak konten video yang dihasilkan. Namun, hati-hati, video yang “asal buat” malah terlihat seperti video yang akan masuk ke junk mail.

 

Buat strategi

Video pemasaran yang efektif adalah pemasaran yang memberikan hasil terbaik dalam investasi untuk meningkatkan penjualan. Maka dari itu, dibutuhkan strategi yang tepat. Strategi yang tepat ini harus memberikan pesan-pesan kunci yang ingin disampaikan. Jangan lupa hitung berapa video yang akan dihasilkan dan skrip harus benar-benar sudah disediakan.

 

Tapi, strategi-strategi ini tidak akan selesai setelah tahap produksi. Untuk perusahaan yang ingin terus membuat video-video pemasaran sebagai cara marketing mereka, mereka harus mulai berpikir sebagai studio produksi dan mulai membuat mini produksi media yang bertugas untuk membuat video-video “killer”. Mulailah buat “mini studio produksi” dan pikirkan tentang video-video yang akan dibuat, editing, dan sebagainya.

Lakukan secara profesional

Dalam membuat video-video marketing, tetap lakukanlah secara profesional. Jangan terlihat “asal buat” yang nantinya akan dihapus dari inbox sang penerima e-mail.

 

Dalam pembuatan video marketing ini, peran konsultan digital marketing juga penting agar video tampak sangat profesional, bermakna, dan tentunya akan meningkatkan penjualan Anda. Dengan pengalaman dan riset data dari konsultan digital marketing, mereka mampu menemukan strategi dan konsep-konsep video untuk keperluan marketing yang pas untuk Anda.

Berkenalan dengan Omnichannel, Tren Lintas Kanal Online serta Offline di Tahun 2019

omnichannel

Digital marketing yang berkembang pesat kini akan kedatangan satu tren yang akan booming tahun ini, omnichannel. Singkatnya, ia adalah model bisnis lintas kanal. Gunanya, agar para konsumen mampu berbelanja secara online maupun offline. Transaksi tak hanya lagi semuanya harus online, tapi juga bisa dilakukan secara offline. Omnichannel ini akan menjadi favorit para pelaku bisnis ritel offline maupun online.

 

Semisal, pelanggan mencari barang yang ingin dibeli di situs pada pagi hari. Lalu, mereka bisa membayar lewat aplikasi via smartphone. Di malam hari selepas kerja, pelanggan bisa mengambil barang belanjaan di toko offline. Pelanggan juga mampu mengembalikan barang yang dibeli secara online, dan menukar dengan ukuran yang lebih pas lewat toko offline. Sangat canggih, bukan?

 

Sebelum itu, simak hal-hal berikut terkait penggunaan omnichannel.

 

Namun, dalam pelaksanaannya terdapat hal-hal yang harus diperhatikan. Pertama, pahami pengalaman pelanggan sebelum memulai omnichannel. Pahami kebiasaan pelanggan Anda dalam berbelanja dari tahap awal hingga akhir, termasuk kebiasaan pelanggan Anda berbelanja secara online maupun offline.

 

Lalu, pilihlah teknologi yang pas dengan pilihan belanja pelanggan. Jangan hanya “ikut-ikutan”. Semisal, karena pesaing banyak yang menggunakan Instagram, Anda “ikut-ikutan” buat Instagram. Padahal, dari data pelanggan Anda, dari usia maupun kebiasaan belanja, Instagram bukanlah tempat yang pas untuk menjual.

 

Terakhir, setelah Anda menemukan platform online yang baik untuk menjual barang Anda, mulailah integrasikan dengan penjualan offline Anda. Integrasikan dengan satu data tunggal, jangan terpisah. Dengan ini, pelanggan dapat merasakan pengalaman belanja yang bertahap dan tidak terputus-putus secara online maupun offline.

 

Omnichannel memang sangat membantu penjualan Anda baik online maupun offline karena dapat meningkatkan penjualan. Di masa internet ini, pelanggan tidak mau repot dan sangat tidak sabar. Mak Maka dari itu, jika Anda tidak berhati-hati dalam menentukan tahap ataupun strategi dalam omnichannel, pelanggan Anda akan merasa terbebankan dan terganggu karena tahap-tahap yang sangat banyak dan dirasa “ribet”.

 

Disinilah peran konsultan digital marketing sangat dibutuhkan agar Anda tidak salah memilih strategi maupun tahap dalam membuat omnichannel.