Konsistensi dan tampilan yang menarik memang menjadi kunci mencapai user experience yang lebih baik, namun ternyata masih banyak kasus dimana pengunjung mengalami kesulitan saat mengakses website. Kesulitan ini berakhir dengan bounce atau pengunjung keluar dari websitemu. Oleh karena itu, membuat website yang mudah ditelusuri oleh pengunjung adalah hal yang krusial. Sebelumnya, kamu harus membuat user flow diagram dari websitemu.

User flow yang mudah diterima pengunjung akan menunjang user experience (UX) dan SEO (Search Engine Optimization). Hal ini bisa terjadi karena Google menganggap konten dan struktur website sebagai sebuah hal yang penting untuk menentukan ranking website. Membuat user flow diagram juga akan membantumu memetakan bagian yang berpotensi bermasalah dan memperbaikinya sampai websitemu bisa beropoerasi lebih efektif. Lalu apa yang akan terjadi jika kamu tidak memperhatikan user flow? Yang terjadi adalah kamu dan pengunjung websitemu akan tersesat seperti saat mencoba menemukan alamat di kota besar tanpa GPS atau peta.

User flow dapat dilakukan dengan membuat mapping website atau wireframing. Namun ada beberapa hal perlu diperhatikan terlebih dahulu. Pertama, ketahui siapa yang akan berkunjung ke websitemu. Segmentasi sangatlah penting agar fokus pada target yang akan dibidik. Kedua, ketahui bagaimana pengunjung sampai ke websitemu (entry points). Ada beberapa kemungkinan entry points yaitu direct entry (langsung datang ke website), organic search (menemukan alamat websitemu dari search engine), referrals (link dari website lain), sosial media, email marketing atau ads. Entry point sangat penting karena berdampak pada bagaimana selanjutnya pengunjung berperilaku di websitemu.

Lihat juga bagaimana pengunjung sukses mendapatkan apa yang mereka inginkan dari websitemu, lalu kamu bisa menentukan dimana letak yang sudah lancar dan dimana kesalahan terjadi. Jadi, user flow diagram mampu menunjukanmu apa yang berjalan dan tidak berjalan dengan baik dari sudut pandang pengunjung. Jika websitemu tidak berjalan lancar dimata pengunjung, akibatnya sangat fatal. Maka dari itu, sangat penting memahami user flow diagram untuk untuk menunjang keberhasilan user experience dan SEO websitemu.