E-Commerce yang terus menyendok traffic lewat festival belanja seperti 9-9, 10-10, 11-11, maupun 12-12 dalam menyambut natal dan tahun baru di tahun lalu; mereka kini percaya tahun ini akan tetap ramai. Di tahun 2019, industri e-commerce di tahun politik ini tidak akan terpengaruh dengan adanya gonjang-ganjing pemilu legislatif maupun pemilu presiden.

 

Industri E-Commerce di tahun politik? Ini kata para pemainnya!

 

Christin Djuarto, Director Shopee Indonesia, memaparkan bahwa industri e-commerce di tahun politik ini justru akan beruntung. Kedua kubu dalam pemilu ini sangat-sangat paham perihal e-commerce sebagai industri masa depan. Selain itu, kedua kubu memahami mereka memiliki tanggung jawab untuk membuat kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri ini.

 

Fajrin Rasyid, presiden Bukalapak, berpendapat bahwa ia sangatlah netral. Ia berharap semua pihak dalam pemilu nanti akan membuat aturan-aturan yang segera disempurnakan dan diimplementasikan.

 

Industri E-Commerce di tahun politik menawarkan banyak peluang

 

Di sisi lain, industri e-commerce di tahun politik ini akan banyak mendapatkan peluang. Dalam pesta demokrasi ini, mulai produksi kaos, bendera, spanduk, maupun vendor akan beredar untuk menggerakkan massa. Namun, yang perlu dilihat, apakah para pemain e-commerce ini akan kebagian “uang” dari partai politik ini.

 

Di tahun ini, tak ada sedikit pun rasa khawatir pada industri e-commerce di tahun politik ini terhadap kondisi ekonomi dan industri. Sebuah riset dari Global Consumer Insight Survey 2018 menyatakan bahwa pertumbuhan industri e-commerce sangat bertumbuh dan didukung oleh rasa percaya dari konsumen. Dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara, 73% responden bersedia menghabiskan uang mereka secara lebih untuk belanja online.

 

Barang fesyen seperti sepatu (37%), produk kesehatan dan kecantikan (35%) merupakan produk yang paling banyak dibeli oleh konsumen Indonesia berbelanja online. Bahkan, pembelian perlengkapan sehari-hari pun juga dilakukan secara online. Yang lebih unik lagi, sebanyak 62% responden tidak mempermasalahkan fakta bahwa platform e-commerce dimana mereka berbelanja sedang memantau pola belanja dan pembelian masing-masing konsumen.

 

Tren e-commerce yang sangat menguntungkan dan mendongrak perekonomian rakyat ini menjadi pilihan banyak pelaku bisnis. Namun, karena efisiensi dan kemudahan dalam menggunakan e-commerce ini, banyak orang mengesampingkan strategi-strategi dalam penjualan. Maka dari itu, peran konsultan digital marketing sangat dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan.