Millennials, sebutan untuk mereka yang lahir di era tengah 1990an hingga awal 2000an, lekat dengan segala stereotip buruknya seperti acuh tak acuh, boros, dan sebagainya. Namun, itu semua tak sepenuhnya benar. Pada hari Jumat, 23 November 2018, para millenials dalam acara “Festival Millennials Berkarya” menunjukkan bahwa para millennials ini hidup dalam pekerjaan mereka. Bukannya hidup untuk bekerja, duduk dalam cubicle mereka, melakukan rutinitas 9 to 5 yang membosankan.

millennials berkarya
Sambutan dari pihak Semen Indonesia

Semen Indonesia Total Solution, mengadakan acara “Festival Millennials Berkarya” ini diadakan di Wisma Achmad Yani, Gresik. Acara dimeriahkan oleh serangkaian acara seperti photobooth, culinary, community booth, workshops, serta panggung musik. Panggung musik ini juga dimeriahkan oleh Pusakata, musisi Indie ternama tanah air.

Workshopnya pun tak kalah seru. Dengan mengusung tema “living life with a purpose”, para pembicara ini berbagi pengalaman dan pengetahuan seputar life design mereka; yakni hidup dengan tujuan mereka. Pembicara dari workshop ini adalah Kevin Hendrawan, seorang TV Host & YouTuber; Fico Fachriza, seorang Komika atau stand up comedian; serta Vikra Ijaz, co-founder dari situs donasi dan penggalangan dana bernama “kitabisa.com”.

millennials berkarya
Vikra Ijaz menyampaikan materi saat sesi Big Stage

Ketiga pembicara dari workshop tersebut menunjukkan bahwa dengan maraknya dunia digital, mau tak mau, para millennials ini harus mengikuti kemajuan dunia digital dengan membuat sesuatu yang berguna dan memudahkan orang-orang. Kini tak lagi untuk menunggu panggilan hidup, namun kitalah yang harus membuat panggilan hidup tersebut.